Gunung Bukit Raya, Gunung Eksotis di Kalimantan Tengah

Exploregunung.com – Soal destinasi pegunungan, Kalimantan memang tidak terlalu populer seperti pulau-pulau lainnya di Indonesia. Tidak seperti pulau Jawa yang mempunyai gunung-gunung ‘populer’, Kalimantan memang tidak terlalu terkenal akan keberadaan gunung-gunungnya. Namun untuk eksotisme alam, tidak ada yang meragukan pulau Kalimantan. Hutan rimba dan juga flora faunanya merupakan warisan dunia yang sangat perlu untuk dijaga. Kalimantan mempunyai salah satu gunung yang masuk dalam Seven Summit Indonesia yaitu Gunung Bukit Raya yang terletak di Kabupaten Kaningan, Kalimantan Tengah. Gunung ini memiliki tinggi 2.278 mdpl, dan merupakan puncak tertinggi keempat di Indonesia. Gunung Bukit Raya memiliki panorama alam luar biasa, pendaki bisa menemukan berbagai flora fauna khas hutan tropis.

Gunung Bukit Raya - Seven Summit Indonesia foto Medina Kamil
Gunung Bukit Raya – Seven Summit Indonesia foto Medina Kamil

Puncak gunung Bukit Raya sebenarnya bukan merupakan puncak tertinggi di Kalimantan, karena puncak tertinggi dimiliki oleh puncak gunung Kinabalu yang berada di wilayah Malaysia. Gunung Bukit Raya masuk dalam kawasan Taman Nasional Bukit Raya, yang merupakan lokasi wisata yang menawarkan keindahan alamnya. Kawasan ini merupakan tempat flora dan fauna langka seperti orang utan, beruang madu, lutung merah, bunga raflesia dan lain-lain. Pendaki selain dapat menikmati trek pendakian yang luar biasa menantang juga dihadapkan pada ekosistem yang ada di Taman Nasional Bukit Raya, jadi untuk adrenaline addict inilah lokasi yang sangat cocok.

Gunung Bukit Raya merupakan gunung non-berapi, dan berada pada jajaran pegunungan yang ada di Taman Nasional Bukit Raya. Lokasi gunung Bukit Raya sangat terpencil dan pendaki harus menyusuri berbagai trek sebelum memasuki titik awal pendakian. Untuk itulah gunung Bukit Raya disebut-sebut sebagai salah satu gunung yang paling sulit untuk didaki dibanding gunung-gunung lainnya di Indonesia. Selain itu karena treknya yang begitu ekstrem, pendaki harus merogoh kocek dalam-dalam, karena proses pendakian membutuhkan dana yang besar. Oleh alasan tersebut, gunung Bukit Raya disebut-sebut sebagai gunung kedua yang paling mahal biaya pendakiannya setelah gunung Jayawijaya di Papua.

Karena treknya begitu ekstrem dan terkesan sangat terasing membuat gunung Bukit Raya sangat jarang dikunjungi oleh pendaki. Untuk mencapai kaki gunung Bukit Raya sebagai starting point pendakian, pendaki harus melalui perjalanan darat maupun sungai selama hampir 2 hari. Untuk mencapai kaki gunung saja, pendaki harus dihadapkan pada trek berbahaya yang dipenuhi binatang-binatang liar dan kondisi alam yang tak menentu. Karena treknya begitu sulit, informasi mengenai jalur pendakian di gunung Bukit Raya sangat sulit untuk didapat. Karena alasan tersebut, pendaki wajib memakai jasa pemandu lokal untuk sampai ke puncak. Biasanya untuk mencapai puncaknya, pendaki mesti melalui trek hutan basah yang sangat liar. Dibutuhkan waktu sekitar 6 hari untuk bisa menggagahi puncaknya. Jalur pendakian gunung Bukit Raya disebut-sebut jauh lebih berbahaya dibanding gunung-gunung lainnya di Indonesia.

Namun bagi kamu yang menyukai tantangan, gunung Bukit Raya sangat pas untuk dijadikan pelampiasannya. Sepanjang jalur pendakian, pendaki akan menemukan berbagai flora dan fauna khas Indonesia, dan inilah salah satu ‘kue paling enak’ yang ditawarkan gunung Bukit Raya selain puncaknya. Selain itu di kaki gunung, pendaki bisa menemukan suku Dayak yang mendiami daerah tersebut. Pendaki bisa bersiap-siap menyiapkan logistik disekitar rumah-rumah warga Dayak. Gunung Bukit Raya memiliki pepohonan yang tinggi-tinggi, dan dibeberapa lokasi bisa ditemukan pohon-pohon yang tumbang, untuk pendaki kewaspadaan sangat diperlukan.

Terdapat beberapa etape yang bisa diambil oleh pendaki, secara keseluruhan treknya sangat rapat dan dipenuhi oleh pepohonan, jadi pandangan pendaki tidak terlalu luas. Selain itu dibeberapa etape terdapat sungai-sungai kecil atau besar yag dapat dipakai untuk membangun tenda untuk beristirahat. Di level ketinggian dekat dengan puncak, treknya sangat berbahaya dengan dipenuhi tebing-tebing curam. Jalanan terjal dan juga hutan lumut akan menyertai pendaki untuk mencapai puncak Bukit Raya. Setelah mencapai puncak, pendaki bisa menemukan berbagai pohon endemik Bukit Raya salah satunya yaitu pohon rododengron. Pemandangan diatas puncak Bukit Raya sangat luar biasa, dan perjalanan melelahkan selama berhari-haripun akhirnya terbayarkan.

Komentar Facebook