Jalur Patah Hati Rute Terjal Untuk Mendaki Gunung Pesagi Lampung

Exploregunung – Siapa yang tidak mengenal dengan objek wisata gunung yang satu ini, ya Gunung pesagi lampung selain dikenal karena memiliki keindahan yang sangat memukau juga Gunung ini dinyatakan sebagai gunung paling tinggi yang berada di Provinsi Lampung, tercatat ketinggian yang dimiliki oleh Gunung pesagi lampung ini berkisar 2.389 Meter diatas permukaan laut, keindahan yang dimiliki oleh Gunung Pesagi Lampung ini memang sudah dikenal luas oleh para wisatawan oleh sebab itu maka tak heran jika pada musim liburan tiba, Gunung pesagi lampung ini selalu di banjiri oleh para wisatawan.

photo: google

Keindahan dan keaslian alam di sekitar Gunung Pesagi masih terjaga hal ini merupakan suatu daya tarik tersendiri bagi pecinta alam dan wisatawan. Bagi kamu yang merupakan seorang pendaki gunung dan suka dengan tantangan untuk mengeskplorasi keindahan wisata pegunungan maka tidak ada salahnya jika kamu mencoba menaklukan puncak dari Gunung pesagi Lampung ini, Jalan yang berliku dan rute mendaki yang terjal membawa tantangan tersendiri bagi para pendaki yang mencoba menaklukan puncak dari gunung pesagi lampung ini, perjalanan menuju puncak gunung pesagi akan terbayar lunas sebab dari puncak Gunung pesagi ini kamu dapat menikmati keindahan bunga anggrek yang beranekaragam serta beberapa satwa liar, namun bagi para pendaki dilarang untuk memetik maupun berburu satwa yang ada di kawasan tersebut. Dan kamu juga bisa menikmati keindahan seluruh wilayah di Lampung Barat mencakup pemandangan Danau Ranau, Pemukiman Masyarakat OKU, dan juga keindahan pemandangan Laut Lepas Krui dan Belimbing.

img_4319
Jalur patah hati photo: google

 

Jalur Patah Hati Rute Terjal Untuk Mendaki Puncak Gunung Pesagi

Kamu yang tertarik untuk mendaki puncak gunung pesagi lampung tak usah khawatir pasalnya ada beberapa rute alternatif yang bisa anda gunakan untuk menempuh puncak Gunung pesagi lampung ini, bagi kamu yang membawa kendaraan roda empat bisa menempuh rute Bandar Lampung menuju kampung bahway, Liwa, perjalanan ini memakan waktu berkisar 6 jam perjalanan jika ditempuh dari pelabuhan bakauheni dan kemudian berjalan kaki menuju kaki Gunung yang memakan waktu berkisar 1 jam perjalanan, kamu bisa memarkirkan kendaraan di kediaman lurah setempat.

Ada beberapa jalur yang bisa di gunakan untuk mendaki puncak Gunung pesagi lampung, salah satunya ialah dengan melewati jalur desa bahway yang merupakan pos 1 menuju puncak gunung pesagi lampung, jalur ini juga sering disebut sebagai jalur “patah hati” yang merupakan rute yang paling difavoritkan oleh para pendaki dalam menaklukan keindahan gunung pesagi lampung ini.

Ada beberapa jalur pendakian untuk menuju Gunung Pesagi tersebut dapat menggunakan beberapa jalur yaitu: Jalur pertama desa Bahway dusun Way Pematu yang merupakan pos 1 jalur pertama ini disebut “jalur patah hati “ jalan untuk menuju pos ke 2 merupakan jalur pemukiman penduduk desa Bahway. Jalur ini berupa jalan batu yang dilandai dengan panorama pemandangan alam desa yang khas. Karena dikanan kirinya terdapat aliran sungai, areal persawahan dan perumahan tradisional masyarakat desa bahway. Waktu tempuh untuk menuju pos 2 ini memakan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan standar .

Di pos 2 dan 3 ini merupakan ujian yang cukup berat karena disinilah pendaki akan melewati sungai dan melewati sedikit perkebunan kopi selanjutnya akan menjumpai sungai untuk yang kedua kalinya, aliran sungai ini cukup deras dan sebaiknya untuk para pendaki agar cukup berhati-hati dan benar- benar mempersiapkan perlengkapan yang mencukupi untuk keamanan.

Setelah melewati sungai terlebih dahulu sebelum menuju pos ke 3 kita akan menemui pintu rimba Gunung Pesagi yang di tandai dengan dua buah pohon besar menjulang tinggi di kiri kanan jalur namun saat ini kedua pohon tersebut tidak dapat di temui lagi karena sudah tumbang. Setelah memasuki pintu tersebut jalur menuju pos 3 berupa tanjakan yang panjang dan licin waktu tempuh perjalanan kurang lebih 1,5 jam perjalan standar jika kondisi alam kurang mendukung bisa lebih.

Pada jalur pos 4 ini pendaki dapat menjumpai tanaman angrek macan yang indah sepanjang jalur ini. Tanaman ini khas dengan batangnya yang mempunyai bercak hitam putih menyerupai macan.

Selain itu pendaki juga akan menjumpai tanaman kantong semar yang banyak di temukan sampai kepos puncak. Tetapi ingat jangan sampai kita mengambil ataupun kita mengambil atau pun merusak tumbuhan tersebut. Vegetasi hutan semakin rapat dengan tanaman pakis rotan yang masih setia tumbuh dengan subur.

Untuk menuju dari pos 4 kepos 5 butuh waktu tempuh 1 jam. Jalur pos antara 4 dan 5 ini termasuk kategori berbahaya. Pada jalur ini pendaki akan menikmati jalur yang mulai pindah punggung gunung dari punggung satu kepunggung lainnya, sesuai dengan nama gunung yaitu Gunung Pesagi karena gunung ini berbentuk persegi yang menciptakan banyak punggungan dan diantara punggungan adalah lembah sehingga dituntut sangat waspada karena terdapat jurang.

Di jalur pos 5 dan 6 ini adalah merupakan puncak atau jalur yang paling ekstrim karena pada jalur inlah asal muasal” jalur patah hati” dan beranjak dari pos 5 menuju pos 6 atau air terjun Badas Gumpalan maka harus sedikit memutar dengan tanjakan terjal guna menghindari air terjun, kemudian disuguhi sedikit susur sungai dengan kondisi cukup landai atau yang sering disebut “Bonus”.

Belum selesai menikmati jalur Bonus kembali dihadirkan jalur menanjak mencapai 40-50 derajat yang terkadang memaksa pendaki untuk merayap , dipos inilah terdapat pohon “tas” yang konon menurut kepercayaan penduduk sekitarnya hanya ada di Gunung Pesagi dan tidak terdapat di daerah lain serta di percaya mampu mengusir mahluk gaib, mengusir ular dan membawa keberuntungan.

Tetapi perjuangan tersebut tidak akan sia-sia karena view indah tersaji disinilah mata akan dimanjakan pemandangan yang memukau , kemudian terdapat puncak yang memukau tampak juga puncak Gunung Pesagi dan di belakang nya adalah ujung tanjung . pada ujung tanjung terdapat puncak tetapi lebih rendah dari puncak pesagi . Para pendaki tidak melewati puncak ujung tanjung karena jalurnya berbeda pada puncak tersebut terdapat susunan batu-batu besar yang tersusun rapi bagaikan areal sholat dengan Batu yang menyusun laksana ruangan Imam saat sholat dan batu susunan lainya membentuk saf sebagai jamaahnya oleh karena itu disebut “Batu Masjid”.

Setelah pendaki menikmati pemandangan yang indah, kini harus mempersiapkan atau menyonsong sebuah tanjakan terakhir dan terekstrim . setelah melewati jalur tersebut tibalah dipuncak Gunung Pesagi . puncak pesagi menurut masyarakat Lampung Barat kerap disebut sebagai “Tangga Langit” karena disinilah masyarakat lebih abdoljika memanjatkan doa.

Selain jalur desa bahway atau disebut jalur patah hati masih ada jalur lain yang bisa di lewati untuk menuju pouncak Gunung Pesagi tersebut yaitu Dusun Ramuan yang merupakan jalur pertama atau pos 1 yaitu Pintu Rimba yang merupakan areal perkebunan kopi penduduk setelah sebelumya akan melewati perumahan penduduk.

Kemudian setelah pintu Rimba pendaki akan melewati jalur menuju Gisting jalur ini sedikit menanjak tetapi cukup panjang. Di tempat ini terdapat sumber air yang tidak pernah kering meskipun saat musim kemarau, karena berasal dari aliran sungai yang melewati celah-celah batu yang mengalir dan tertampung dalam cekukan batu yang terdapat di sekitar sumber air. Jarak tempuh jalur ini sekitar 2,5 jam perjalanan standar.

Beranjak dari Gisting langsung menikmati super tanjakan untuk mencapai batu pipih, batu pipih adalah adalah batu yang berbentuk pipih yang berdekatan dengan ukuran yang cukup lebar , panoroma batu pipih ini sangat indah karena disini dapat melihat jalur ujung tanjung dan deretan batu besar yang berdiri tegak menopang puncak Gunung Pesagi dan jika terkena cahaya bagai kilau mutiara.

Jalur penyambung adalah jalur susunan batu bertingkat yang direkatkan secara alami aleh lapisan tanah membentuk sebuah tebing . penyambungan ini juga dinamakan jembatan Sirotol Mustaqim karakter ini tidak akan ditemui kemiripanya pada gunung-gunung lainya.

Setelah jalur penyambung tibalah ke puncak pesagi dan di puncak pesagi ini akan menyaksikan indahnya liukan Danau Ranau ,Pemukiman Penduduk OKU, Laut Lepas Krui, dan laut lepas Belimbing, selain itu dapat dijumpai juga tugu peninggalan Belanda dan merupakan tanda batas kekuasaan Belanda kala itu, Sumber Mata Air Tujuh yang terletak sekitar 20 M tutun sedikit dari puncak.

Sumber Mata Air Sumur Tujuh

Jika anda berhasil menuju puncak gunung pesagi lampung maka perjalanan anda yang melelahkan akan terbayar lunas dengan mengunjungi sumber mata air tujuh, menurut cerita dari penduduk setempat hanya pendaki yang beruntung yang dapat mengambil air dari sumber mata air sumur tujuh ini, . Dan selain objek wisata sumur tujuh ada satu lagi sumber mata air yang tak kalah menariknya yaitu “sumber mata air Pancuran Mas” sumber mata air ini dipercaya tidak pernah kering namun untuk menuju ke “sumber mata air Pancuran Mas” sangatlah sulit sebab perjalanan menuju puncak sangatlah terjal dan licin dan butuh waktu -+30 menit dari puncak menuju Pancuran Mas.

Sedikit informasi Gunung Pesagi dan wisata yang ada sekitarnya. Semoga bermanfaat.

Referensi:
Infolampung.com

Komentar Facebook