Mengenal Lebih Dekat Rock Climbing (Teknik Panjat Tebing)

Exploregunung – Bagi para pecinta alam, panjat tebing merupakan salah satu aktivitas terfavorit terutama bagi yang menginginkan sensasi ekstrem dari ketinggian. Untuk mengenal lebih dekat rock climbing (teknik panjat tebing), berikut beberapa ulasan mendalam akan olah raga ekstrem yang semakin mencuat terutama dengan populernya aktivitas mendaki gunung.

Menyapa Indonesia Di atas Sepikul / impalaub.or.id
Menyapa Indonesia Di atas Sepikul / impalaub.or.id

Sejarah Panjat Tebing di Indonesia
Pada era 60an kegiatan panjat tebing dimulai oleh para anggota TNI AD, dimana tujuannya untuk lebih mengenal medan yang mereka hadapi. Baru pada tahun 1976, cikal bakal lahirnya olahraga panjat tebing akhirnya muncul ke permukaan. Lewat SKYGERS ‘Amateur Rock Climbing Group’ yang didirikan oleh Hari Suliztiarto bersama ketiga kawan karibnya yaitu Dedi Hikmat, Agus R dan Heri Hermanu. Pada tahun 1981 SKYGERS mendirikan sekolah panjat tebing pertama dan tahun-tahun berikutnya, Hari dan kawan-kawan terus melakukan kegiatan panjat tebing di lingkup nasional maupun internasional.

Tahun 1989 menjadi tragedi sekaligus pelecut semangat para pendaki karena adanya berita kematian pendaki terbaik Indonesia, yaitu Sandi Febrianto. Sandi mengalami kecelakaan saat mendaki tebing Pawon, Citatah, Bandung. Dan semangat mendaki gunung tidak serta merta hilang dengan meninggalnya Sandi Febriyanto, melainkan semakin meletup dan menghasilkan prestasi-prestasi yang dilakukan oleh penerusnya.

Apa itu Rock Climbing atau Panjat Tebing?
Panjat tebing atau dalam bahasa inggrisnya rock climbing merupakan suatu aktivitas pendakian, naik atau turun dari permukaan batu asli atau artificial. Tujuannya yaitu untuk mencapai puncak dari tebing atau akhir dari rute yang telah ditentukan. Panjat tebing merupakan sebuah kegiatan yang menguras tenaga dan fisik, pendaki yang melakukannya membutuhkan kekuatan, ketahanan, ketangkasan, keseimbangan dan yang terpenting yaitu kontrol mental.

Ini bisa jadi merupakan aktivitas yang sangat berbahaya, pengetahuan yang baik akan teknik-teknik mendaki dan penggunaan alat khusus mendaki merupakan bagian paling penting agar dalam kegiatan pendakian tersebut bisa dipastikan aman terkendali. Karena bervarisinya bentuk-bentuk tebing di dunia, panjat tebing mempunyai beberapa gaya dan sub-disiplin didalamnya.

Apa itu Indoor Climbing?
Dalam panjat tebing dikenal yang namanya Indoor Climbing, lalu apa itu Indoor Climbing? Indoor Climbing lebih mengacu pada kegiatan panjat tebing yang dilakukan didalam ruangan, dimana media yang digunakan merupakan tebing buatan dengan batu-batu artificial. Hal ini memungkinkan bagi para pendaki untuk mendaki kapanpun mereka suka, tanpa memperdulikan kondisi cuaca. Hal tersebut tentunya sangat mengasyikan dan tidak terlalu beresiko, pendaki juga bisa menjadikan tebing buatan tersebut sebagai sarana berlatih untuk tujuan utamanya yaitu kegiatan panjang tebing outdoor. Indoor Climbing biasanya dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan mendaki dan juga secara umum untuk keperluan hobi belaka.

Apa itu Climbing Outdoor?
Bagi mayoritas pendaki tebing, Climbing Outdoor merupakan tujuan utama dan aktivitas yang mereka mimpi-mimpikan. Climbing Outdoor merupakan kegiatan panjat tebing yang dilakukan di tebing asli, biasanya dibagian samping pegunungan yang mempunyai permukaan batu dengan kontour yang bisa dilewati dengan berbagai alat-alat pendakian. Mendaki pada batu sungguhan merupakan kegiatan yang sangat-sangat menantang, pendaki harus memiliki peralatan yang tepat dan mempunyai keahlian yang mumpuni.

Karena aktivitas ini sangat berbahaya dan beresiko, biasanya tidak banyak orang yang memilih panjat tebing sebagai hobi mereka. Berbagai gaya dari pendakian outdoor membutuhkan pengalaman yang tidak sedikit, dibutuhkan bertahun-tahun untuk menguasasi salah satu gaya dari pendakian tebing secara outddoor. Untuk itu indoor climbing biasanya digunakan sebagai ajang melatih berbagai gaya, namun biasanya faktor-faktor x seperti kondisi cuaca, angin, kontour tebing merupakan hal-hal yang pasti dihadapi saat memanjat tebing secara outdoor.

Panjat tebing menyediakan kesempatan luar biasa bagi seseorang untuk menikmati kebebasan dan merasakan sensasi kontrol diri. Bagian paling penting dari kebebasan ini adalah penerimaan akan risiko dan bahaya pada saat mendaki. Latihan yang tepat dan akal sehat akan menurunkan risiko ini, sama seperti persiapapan akan alat-alat yang tepat. Namun risiko dan bahaya dalam mendaki tebing tidak mungkin dihilangkan sepenuhnya, dan disitulah tantangannya.

Baca Juga: Dasar-Dasar Panjat Tebing (Rock Climbing)

Komentar Facebook