Tahun Baru di Gunung Semeru Hanya 500 Pendaki Dibolehkan

 

Gunung Semeru Foto : MI/Ramdani
 

Malang – Hanya 500 pendaki diperbolehkan merayakan pergantian tahun di Gunung Semeru. Kebijakan ini dikeluarkan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) sebagai pengelola.

“Kalau tahun lalu untuk merayakan Tahun Baru kuota kami buka sampai 1.000 orang per hari. Tetapi tahun ini kami batasi hanya 500 seperti pendakian di hari biasa. Ini kami lakukan setelah kebakaran lalu untuk menjaga ekosistem,” ujar Kepala BB TNBTS Ayu Dewi Utari kepada detikcom, Senin (28/12/2015).

Dia menjelaskan, bahwa minat wisatawan atau pendaki merayakan pergantian di atas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu cukup tinggi. Sejak pekan lalu, terdata lebih dari 600 orang pendaki mendatangi Pos Ranupani. Namun BB TNBTS tetap menetapkan kuota pendaki sebanyak 500 orang saja.

Pendakian ke Semeru mulai dibuka awal Desember 2015 lalu setelah ditutup selama beberapa bulan akibat kebakaran. Setelah dibuka selama sebulan ini, pendakian akan kembali ditutup awal Januari 2016 mendatang. Penutupan itu untuk memulihkan ekosistem.

Beberapa larangan, tambah dia, disarankan untuk ditaati para pendaki. Seperti tidak membuat api unggun, tidak boleh membuang sampah sembarangan dan dilarang mendaki selain di jalur yang sudah ditentukan.

“Saat ini kondisi di sana juga sering hujan jadi pendaki harus hati-hati dan membawa peralatan pendakian yang baik dan memadai,” tambahnya.

Pihaknya tetap mengantisipasi membludaknya jumlah pendaki dengan memaksimalkan pengawasan di pos-pos yang menjadi jalur pendakian. “Batas pendakian tetap di Kalimati, tidak boleh sampai puncak. Kami berharap aturan ini bisa ditaati,” tegasnya. (DETIK/fat/fat)

Komentar Facebook